PT SSN Hanya Bersedia Beri Kompensasi Rp1,5 Juta

Sejumlah anggota DPRK, unsur direksi PT SSN, perwakilan pemerintahan, LSM dan mahasiswa serta warga korban limbah sedang rapat menentukan nilai pemberian kompensasi kepada korban limbah di gedung DPRK Subulussalam, Jumat (14/9).

Subulussalam, (Analisa). Managemen PT Samudera Sawit Nabati (SSN) Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam hanya bersedia memberikan kompensasi sebesar Rp1,5 juta per nelayan dari tuntutan Rp5 juta yang diajukan 303 korban pencemaran limbah sawit.

“Perusahaan hanya menyanggupi kompensasi senilai Rp 1,5 juta per nelayan karena tidak mampu membayar lebih besar lagi,” kata Syarif, unsur Direksi PT SSN di gedung DPRK Subulussalam, Jumat (14/9).

Menurut Syarif, perusahaan bukan tidak sanggup memberikan kompensasi seperti yang menjadi tuntuan warga sebesar Rp5 juta, namun jumlah penerima yang mencapai 303 lebih sangat memberatkan.

Bahkan khusus, terhadap 87 korban limbah warga Desa Muara Batu-Batu Kecamatan Runding Kota Subulussalam, perusahaan hanya menyanggupi konpensasi senilai Rp500.000 dari tuntutan Rp1 juta kepada masing-masing korban.

Keberatan

Tawaran yang diberikan tersebut mendapat sanggahan yang keras dari korban limbah, LSM dan mahasiswa. Jaddam sebagai salah orang korban limbah yang juga mantan kepala desa, merasa keberatan atas keputsuan perusahaan itu.

Jaddam menilai PT SSN terkesan menyamakan kompensasi yang dilakukan PT Bangun Sempurna Lestari (BSL) dan selama ini dinilai kurang kooperatif dan berbelit-belit dalam mengatasi persoalan.

Hal yang senada juga disampaikan Kades Muara Batu-Batu serta Kepala Desa Lae PemualenDarni Tinambunan. Darni menilai PT SSN tidak memiliki nilai kesatuan terhadap warga korban limba. ” Jadi karena perusahaan banyak duit mampu membayar pengacara dan berbuat angkuh,” katanya.

Sejumlah warga, LSM dan mahasiswa mengeluarkan penyataan pedas serta kecaman kepada pihak perusahaan karena tawaran yang diajukan dinilai tidak sesuai dengan dampak yang ditimbulkan akibat pencemaran limbah tersebut.

Pantauan Analisa, walaupun dalam rapat itu terlihat para korban, LSM dan mahasiswa bersikeras agar kompensasi dinaikkan, namun pihak perusahan tetap bersikukuh hanya bersedia memberikan kompensasi senilai Rp 1,5 juta per nelayan hingga akhirnya disepakati juga.

“Jangan sampai gara-gara berharap hujan turun dari langit, air di tempayan ditumpahkan. Karena berharap banyak, yang sedikit ditolak akhirnya nihil. Jadi kami terimalah nilai itu,” ujar para kepala desa.

Rapat yang dimediasi anggota DPRK itu menghasilkan beberapa keputusan, di antaranya sebanyak 303 nelayan mendapat kompensasi senilai Rp1,5 juta, 87 korban limbah mendapat Rp500.000 dan PT SSN melakukan penaburan benih ikan sebanyak 250.000 ekor serta mengganti rugi ikan pemilik kerambah yang mati akibat limbah.

Kompensasi tersebut rencananya akan disalurkan oleh perusahaan kepada para korban limbah dalam waktu dua minggu. Selain itu, perusahaan juga menyumbang satu ekor kerbau sebagai sanksi adat kepada Desa Muara Batu-Batu yang merupakan penerima imbas terparah akibat limbah sawit.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRK Kharlinus, Ketua Komisi B Syarifuddin Jawa, Ketua Komisi C Sapriadi Boang Manalu, Sekretaris Komisi A Bakhtiar Husein, Sekretaris Komisi B Netap Ginting serta Sekretaris Komisi C Dedi Bancin

Sedangkan dari perusahan Sumardi Syarif dan Subangun Berutu (unsur direksi), Jamaluddin (manager pabrik) Jauhari SH (staf legal bidang hukum) dan Totok (staf ahli bidang teknis). Sedangkan wakil pemerintahan terdiri dari Kadis Lingkungan Hidup Ibnu Hajar, Camat Sultan Daulat Kamarudin serta Camat Runding Abdul Malik yang melakukan aksi walk out saat rapat berlangsung.

Sumber : Harian Analisa

One thought on “PT SSN Hanya Bersedia Beri Kompensasi Rp1,5 Juta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s