KEL di Subulussalam Memprihatinkan

SUBULUSSALAM : Maraknya aksi jual beli lahan perkebunan di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) di Kecamatan Sultan Daulat tepatnya di di Desa Pasir Belo dan Bawan cukup miris. Aksi ini dilakukan warga kepada para pendatang di luar Kota Subulusalam yang kebanyakan dari luar daerah.

Desa Bawan yang merupakan dalam Kawasan Ekosistem Leuser dan Hutan Lindung harus di jaga dan di lestarikan. Rencana Pengusaha perkebunan sawit di daerah ini harus segera di hentikan.

Kepada pihak pemangku kepentingan di Kota Subulussalam untuk segera menghentikan pemberian segala rekomendasi atas pembukaan lahan baru untuk perkebunan, apalagi kepada PT ISP yang rencana akan membuka lahan sekitar 1700 hektare. Bawan dan Pasir Belo adalah termasuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser dan sebagian Hutan Lindung.

Subulussalam : Buruh tani yang didominasi kaum perempuan sedang di angkut menuju perkebunan kelapa sawit di daerah Kecamatan Sultan Daulat, Kawasan yang terus terancam kelestarian nya akibat pembukaan lahan baru (Foto |Parta 2011)

Untuk jangka panjang, kalau pun Izin Hak Guna Usaha (HGU) di berikan kepada investor, dimana-mana menimbulkan konflik dengan warga sekitar, jadi pihak pemko diminta belajar dari pengalaman, pihak perusahaan yang pada akhir nya mencaplok tanah warga yang telah lama mendiami kawasan setempat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s