Mantan Kadis Pertanian Subulussalam Jadi Tersangka Korupsi

SUBULUSSALAM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Singkil, menetapkan ZH mantan Kepala Dinas Pertanian, Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Subulussalam menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pupuk non subsidi tahun 2009.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Singkil, Yuswadi SH MH, kepada Serambi Senin (29/11) di ruang kerjanya, mengatakan, penanganan kasus korupsi pengadaan pupuk non subsidi di Kota Subulussalam tahun 2009, telah memasuki masa penyidikan setelah dilakukan penyelidikan.

Yuswadi yang didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus), Danil Rahmatsyah dan Plh Kasi Intel, Fery Ichsan K SH, mengatakan ZH, selaku Pengguna Anggaran (PA) pada Dinas Pertanian Subulussalam tahun 2009, yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi dengan pagu sebesar Rp 2.850.000.000 sumber dana APBK tersebut, telah dijadikan tersangka sejak, Rabu (24/11) pekan lalu.“Sejak tanggal 24 Nopember, kita menetapkan ZH dan kawan-kawan sebagai tersangka pengadaan pupuk non subsidi tahun 2009,” kata Yuswadi. Dalam proses pengadaan pupuk non subsidi jenis NPK tersebut, telah terjadi penyimpangan yang diperkirakan mengakibatkan kerugian keuangan negara senilai Rp 1 miliar. Dijelaskan, pada pengadaan pupuk tersebut, telah terjadi mark-up atau penggelembungan harga yang bersifat melawan hukum yang diduga dilakukan, ZH. “Perkiraan kerugian negara sekitar satu miliar, namun pastinya kita sudah koordinasi dengan BPKP untuk melakukan audit yang lebih ril,” ujar Kajari.

Kajari menambahkan, selain menggelembungkan harga, proses pengadaan pupuk bersubsidi juga telah menyalahi Kepres nomor 80 Tahun 2003, beserta perubahannya, tentang pengadaan barang dan jasa. Sebab dalam pengadaan pupuk untuk komoditas padi unggul, padi gogo dan jagung tersebut, tersangka ZH yang diketahui sebagai Ir Zairi Hasan mengarahkan pada merek produk tertentu. Menurut Kajari, mengarahkan pada merek tertentu jelas menyalahi Kepres 80 tahun 2003 dengan segala perubahannya.

Bahkan menurut Kajari, setelah disalurkan kepada petani, pupuk tersebut mendapat penolakan karena tidak cocok dengan struktur tanah. Mengenai tersangka lain, Kajari menyatakan menunggu perkembangan penyidikan. Secara terpisah, Plh Kasi Intel kejari Singkil, Fery Ichsan, mengatakan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang digunakan oleh perusahaan juga menyalahi ketentuan.

Pasalnya, SIUP terkait dilaporkan bersifat lokal yakni untuk wilayah Dairi, Sumatera Utara. Seharusnya, kata Fery, SIUP tersebut kembali diurus di Kota Subulussalam.”Artinya secara administrasi saja salah namun tetap dimenangkan, makanya tidak tertutup kemungkinan akan peran besar tersangka lain dalam kasus ini,” pungkas Fery.

Sumber : Serambi Indonesia

One thought on “Mantan Kadis Pertanian Subulussalam Jadi Tersangka Korupsi

  1. lagi-lagi permasalahan uang menyelimuti kalbu manusia,apapun dilakukan demi uang. Seorang Pejabat dipilih untuk menduduki suatu jabatan instansi karena ia dinilai mempunyai kapasitas terhadap bidangnya dan mampu membawa perubahan terhadap pendobrakan kedangkalan ilmu ke tahap yang lebih maju. Anda dipilih tidak untuk menyalahi prosedur hukum hanya karena secercah duit fana.
    Penyidikan yang dilakukan oleh Kajari hendaklah sesuai dengan mekanisme hukum tanpa memandang si A dan si B, sehingga menghasilkan suatu pembelajaran bagi para pejabat lainnya akan arti kesadaran hukum. Dan jangan ragu untuk menyidik kemungkinan akan peran besar tersangka lain dalam kasus ini.
    Bukankah anda diberikan suatu wewenang merupakan suatu amanat.! Bukankah menyia-nyiakan amanat merupakan suatu khianat.! Bukankah suatu khianat merupakan sifat Munafik.! Bukankah Munafik akan diletakkan di dasar Neraka yang paling dalam.! Hendaklah kita menyadari semua akan hal tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s