Pengembang pariwisata Aceh keluhkan pelayanan Buana Air

banyakisland

MEDAN – Pengembang pariwisata di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Nanggroe Aceh Darussalam mengeluhkan pelayanan maskapai PT Nusantara Buana Air (NBA) yang dinilai kurang profesional karena sering mengubah jadwal penerbangan

“NBA tidak profesional karena suka mengubah jadwal penerbangan dari Medan ke Singkil,” ujar Friska (30), pimpinan CV Ujung Lolok Sanctuary di Medan, tadi malam.

Sehari sebelumnya ditemani suami, Dean Cosky (41) berkewarga-negaraan Australia mereka sengaja datang ke kantor maskapai Buana Air yang terletak di Jalan Brigjen Katamso, Medan, tetapi jawaban yang diberi tidak memuaskan.

Pengembang pariwista selancar “Banyak Island Lodge” itu menjelaskan, Buana Air telah beberapa kali mengubah jadwal penerbangan dari yang seharusnya.

Akibat tindakan sepihak itu, maka mereka dirugikan karena para turis asing yang ingin berlibur menikmati keindahan alam Pulau Banyak dengan ombak yang baik untuk berselancar menjadi batal.

Wisatawan yang berlibur ke Pulau Banyak semakin hari semakin bertambah dan sebagian mereka berasal dari Australia, Jepang dan Eropa setelah sebelumnya mereka berlibur di Pulau Dewata, Bali yang membawa perkembangan positif bagi masyarakat lokal.

“Waktu sangat berharga bagi mereka, jadi kalau jadwal penerbangan diubah maka memilih untuk membatalkan perjalanan karena jika melalui perjalanan darat atau laut tidak efisien,” ujarnya..

Pihak manajemen Buana Air menolak untuk memberikan keterangan terkait selalu berubahnya jadwal penerbangan perintis rute Medan-Singkil yang dilayanai satu kali dalam sepekan.

“Maaf, kami tidak bisa memberikan keterangan apa pun karena pimpinan sedang tidak berada di tempat,” ujar karyawan Buana Air yang ditemui di kantornya.

Dalam beberapa tahun terakhir atau sejak peristiwa gempa dan tsunami 26 Desember 2004 di Aceh, Pulau Banyak telah menjelma menjadi salah satu objek wisata yang menawarkan keindahan alam seperti pantai dengan pasir putih dan ombaknya.

Wikipedia menulis Pulau Banyak adalah suatu kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil dan di kecamatan itu merupakan wilayah kepulauan dengan jumlah mencapai 99 pulau.

Pulau yang terbesar adalah Pulau Tuangku dan kedua terbesar adalah Pulau Bangkaru serta terdapat pulau kecil yang lain seperti Pulau Balai, Pulau Palambak Besar, Pulau Palambak Kecil dan Pulau Tapus-Tapus.
(dat07/ann)

Sumber : Waspada

2 thoughts on “Pengembang pariwisata Aceh keluhkan pelayanan Buana Air

  1. Excellent post. I was checking constantly this blog and I am impressed! Very helpful information specially the last part I care for such info a lot. I was seeking this particular information for a long time. Thank you and best of luck.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s