Ampera Unjuk Rasa Tuntut HGU PT Rundeng Dicabut

BANDA ACEH – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur, Kamis (15/1). Massa menuntut Gubernur Irwandi Yusuf mencabut izin Hak Guna Hutan (HGU) PT Runding Nusantara karena dinilai bermasalah.

Aksi dimulai sekitar 09.00 Wib. Mereka membawa poster yang intinya mengecam kebijakan pemerintah yang mengeluarkan izin HGU, izin lokasi dan izin usaha perkebunan (IUP) pada perusahan tersebut. Pascaberoperasinya perusahaan ini berdampak munculnya berbagai persoalan terhadap masyarakat setempat. Izin HGU dan izin lokasi dari bupati Aceh Singkil perlu ditinjau ulang karena arealnya merupakan tanah hak milik masyarakat dan terdapat perumahan yang dibangun pemerintah pada 2003, tiga tahun sebelum izin HGU dikeluarkan, ujar Koordinator Aksi, Ardianto.

Sebelumnya, pada 2005 Bupati Aceh Singkil telah mengeluarkan tiga izin kepada PT Runding Nusantara, masing-masing izin lokasi dalam surat keputusan nomor 1/IL/BPN/AS/2005, izin usaha perkebunan (IUP) dalam surat keputusan nomor: Pem/07/SK-IUP/2005 serta izin hak guna hutan (HGU) dalam surat nomor :03/HGU/BPN/2006.

Menurut Ardianto, hingga saat ini PT Runding juga belum mengantongi izin Land Clearing (pembukaan lahan), kecuali hanya berupa dukungan/rekomendasi dari dinas perkebunan Aceh Singkil dan Subulussalam. Pembukaan lahan atau penebangan hutan sudah dilakukan yang notabene telah melanggar aturan, ujarnya.

Dalam aksi itu, Ampera yang merupakan wadah gabungan mahasiswa Subulussalam dan Aceh Singkil meminta gubernur mencabut HGU PT Runding. Hal ini sesuai peryataan gubernur akan mencabut izin HGU yang bermasalah di Aceh, ujarnya.

Selain itu, mahasiswa menuntut polisi membebaskan 23 warga Desa Panji, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam yang kini mendekam di sel tahanan. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembakaran Base Camp milik PT Runding Nusantara.

Pihaknya juga meminta agar PT Runding Nusantara diadili atas keterlibatan perusahaan itu dalam berbagai kasus pembalakan liar di wilayah Panji. Pulihkan hak kepemilikan tanah masyarakat yang diserobot PT Runding Nusantara, ujarnya disambut yel-yel para pengunjuk rasa.

Mengutip keterangan Gubernur, Zulyadin dari Ampera mengatakan, sehabis berorasi, ia bertemu Gubernur Irwandi Yusuf diteras kantor gubernur.

Dihubungi terpisah, Kadishutbun Aceh, Ir H Hanifah Affan, mengatakan, gubernur merespon tuntutan masyarakat. Pak gubernur menyatakan, kalau memang di lapangan ada hal yang tidak disanggupi oleh perusahaan perkebunan ini serta menyimpang maka tidak tertutup kemungkinan HGUnya dicabut.

Ditanya siapa yang mencabut, tentu instansi yang mengeluarkan izin setelah terbukti bahwa perusahaan itu melanggar. SK HGU ujar Hanifah dikeluarkan oleh BPN propinsi. Begitupun terhadap tuntutan agar warga yang ditahan supaya dibebaskan, mengutip keterangan gubernur, Hanifah menyatakan, itu sudah masuk wilayah kepolisian.

Menyikapi sikap pemerintah Aceh, anggota DPRA, Syamsul Bahri, menyambut baik. Sebab, ketika gubernur kunjungan kerja ke Singkil dan Subussalam beberapa waktu lalu sudah menyatakan serta menugaskan Kadishutbun untuk menyelidiki persoalan HGU ini. Kalau memang dicabut suatu langkah tepat. Persoalan di sana masih banyak perusahaan lain yang hanya mengantongi izin operasi dan belum ada sertifikat. Kita berharap ini dievaluasi, katanya.

Pencabutan HGU suatu langkah tepat sehingga terbuka kesempatan bagi rakyat untuk memiliki tanah. Sebab, di sana banyak perusahaan perkebunan yang hanya mengantongi izin lokasi tetapi sudah aktifi di lapangan sepetyi land clearing.(sar/swa)

Sumber : Serambinews.com

3 thoughts on “Ampera Unjuk Rasa Tuntut HGU PT Rundeng Dicabut

  1. saya sepakat dengan mahasiswa yang tergabung dengan nama AMPERA yang memperjuangkan agar di cabut HGU yang di berikan kepada PT.RUNDING NUSANTARA karna hutan di aceh singkil sudah terlalu gundul untuk di eksploitasi,sudah cukup penderitaan rakyat setempat karna penggundulan hutan yang meraja lele.wahai pak GUB mana komitmen anda untuk melindungi hutan di NAD. kalau memang ada cepat cabut HGU tersebut. apakah tunggu hutan di singkil tidak ada lagi dan masyarakat di sana terkena banjir bandang yang lebih besar lagi.by gub BEM F.HUKUM UNMUHA.
    SALAM BAGI AMPERA.DARI NAHRUL HAYAT

  2. hai… ampera… anak subulssalam yang keren dan pemberani.. salut ya ank2 subulussalam yang berani membela rakyat…. smga sukses////,,,,,

    salam aja dari ank unsyiah buuat ank2 subulussalam ya…………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s