Longsor, Jalur Subulussalam-Medan Macet

SUBULUSSALAM – Hujan deras yang terus mengguyur Kota Subulussalam dalam dua pekan terakhir telah menimbulkan tanah longsor di Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan sekitar empat kilometer dari ibukota Subulussalam, Minggu (12/10) sekira pukul 17.30 WIB. Akibatnya jalur Aceh-Sumatera Utara pun terputus beberapa jam.

Pantauan Serambi di lapangan, longsoran berupa batu dan tanah telah menimbun badan jalan serta merobohkan sejumlah pohon besar. Bongkahan tanah menutup badan jalan hingga sepanjang 30 meter.

Para pengendara sepeda motor dan mobil ukuran kecil nekat menerobos dengan merayap dari tepi jalan yang tersisa. Sedangkan kendaraan besar harus rela menunggu selesainya upaya pembersihan.

Dikabarkan, sebelumnya, longsor di daerah ini terjadi pekan lalu, namun dapat segera diatasi. Saya sudah dari jam enam sore tadi terjebak di sini, kata Samin, seorang supir truk yang mengaku dari datang Meulaboh, Aceh Barat.

Untuk membuka isolasi, pihak pelaksana pembangunan jalan Aceh-Sumut mengerahkan satu alat berat dan gergaji mesin (chainsaw). Tepat pukul 20.00 WIB isolasi tanah longsor tadi malam sudah mulai dapat diatasi.

Sejumlah warga mengatakan perlunya peralatan berat, terus-menerus disiagakan karena di lokasi bencana hingga perbatasan Sumut sangat rawan bahaya bencana longsor dan banjir lumpur. Apalagi hampir setiap petang turun hujan.

Hasil pemantauan Serambi di lokasi bencana antara lain menunjukkan, di sejumlah titik lain terdapat rawan tanah longsor dari tebing bukit setinggi 60-80 meter. Di sejumlah titik lainnya terdapat rengkahan-rengkahan besar di tebing bukit dan di badan jalan yang dikhawatirkan menimbulkan longsor baru. Apabila hujan terus turun, dikhawatirkan akan terjadi bencana yang lebih memprihatinkan.

Hujan tak henti-hentinya mengguyur kota Subulussalam. Air yang mengalir cukup kencang menggenangi sejumlah jalan, sehingga membuat jalan menjadi rusak. Sejumlah jalan tergenang air akibat hujan yang terus menerus. Aliran air yang cukup kencang ini mempercepat jalan tersebut rusak.

Hingga saat ini di banyak titik, jalan itu tampak berlubang. Aspal mengelupas, sementara kerikil-kerikilnya terbawa oleh arus air. Hal ini membuat lalu lintas kendaraan di jalan ini cukup terganggu, karena kendaraan harus berjalan pelan-pelan. (kh)

Sumber : Serambinews

2 thoughts on “Longsor, Jalur Subulussalam-Medan Macet

  1. alangkah baiknya bila badan jalan antara jonto-lae ikan dapat diperlebar. karena hampir setiap musim hujan jalan tersebut selalu LONGSOR. Smoga Pemerintah Pusat maupun BRR dapat merealisasikannya…. jangan sampai Timbul Korban Lagiii.. tq.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s