Dua Calon Panwaslih Gugur

SUBULUSSALAM – Dua dari lima calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Subulussalam yang telah dinyatakan lulus seleksi oleh Komisi A DPRK Subulussalam, dinyatakan gugur oleh Banwaslu Pusat. Kedua calon yang sebelumnya lulus dan telah diumumkan di media masa adalah Dedi Iskandar dan Abdullah Basir Berutu. Mereka dinyatakan gugur karena terbentur usia seperti yang diamanatkan UU No 22 Tahun 2007 yakni 35 tahun. Ketua DPRK Subulussalam, Ansari Idrus Sambo yang dihubungi pertelepon mengatakan, hal tersebut terjadi akibat kesalahan penafsiran terkait perekrutan yang dilakukan belum lama ini. Menurut Ansari, perekrutan calon anggota Panwaslu Kota Subulussalam dilaksanakan dengan mengacu kepada Qanun No 7 tahun 2007 yang mensyaratkan batas usia minimum 30 tahun. Sementara pihak Banwaslu pusat berpegang pada UU Nomor 22 Tahun 2007 yang mensyaratkan usia minimal calon anggota panwaslu adalah 35 tahun.

Guna mengatasi kekosongan tersebut, kata Ansari, pihaknya harus mengambil calon lainnya yang lulus cadangan. Hanya saja, kata dia, dari sebelas nama hanya Ibnu Muslim yang memenuhi kriteria terkait. Kondisi ini membuat DPRK Subulussalam harus merekrut seorang lagi calon anggota Panwaslu setempat.

Ansari juga mengatakan, kedua calon yang gugur telah menerima keputusan tersebut. Waktu merekrut kemarin kita berpedoman pada Qanun Aceh di situ usia hanya 30 tahun tapi sampai di Jakarta ternyata mereka mengacu pada UU nomor 22 tahun 2007 di mana usia harus 35 tahun, terang Ansari.

Sumber : http://serambinews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s