Muslim Ayub Menangkan Kovensi

Muslim Ayub Menangkan Kovensi

Merah Sakti Tempuh Jalur Independen

SUBULUSSALAM – Anggota DPR Aceh dari Fraksi PAN, Muslim Ayub, akhirnya memenangkan konvensi Partai Golkar untuk calon walikota yang akan diusung oleh partai tersebut dalam Pilkada Kota Subulussalam Oktober 2008. Dalam konvensi yang berlangsung, Sabtu (19/7), di Gedung DPRK setempat,Muslim menggungguli calon lainnya, Merah Sakti yang merupakan kader Golkar

Kegiatan sehari penuh yang mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian setempat, melibatkan wakil dari DPP (memiliki 20 persen suara), DPD I (30 persen), DPD II (20 persen), 12 pimpinan kecamatan (20 persen), organisasi sayap/pendiri Golkar (10 persen).

Dari sembilan kertas suara yang dikeluarkan panitia, sebenarnya Muslim hanya mendapat dua suara, namun persentasenya mencapai 50 persen karena pemilihnya terdiri dari DPD I dan II. Sedangkan Sakti hanya memperoleh 30 persen suara yang kesemuanya berasal dari pimpinan kecamatan dan organisasi sayap.

Kekalahan Sakti pada konvensi itu membuat ratusan pendukung yang turut hadir kecewa bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata. Mereka bahkan mengaku merasa terzalimi oleh ambisi para petinggi partai sebab meskipun suara mereka yang banyak tetap dikalahkan oleh dua suara dari pengurus tertinggi partai tersebut. Kendati kecewa berat, Sakti meminta para pendukungnya tetap tenang dan sabar tanpa melakukan anarkisme.

Jalur independent

Kalah di Konvensi Partai Golkar Subulussalam, bukan berarti tamat jalan bagi Merah Sakti menuju Pilkada Subulussalam 2008. Kepada wartawan, Sakti menyatakan tetap maju dalam pilkada mendatang meskipun harus lewat jalur independen. Sakti juga mengatakan apa yang terjadi pada hari itu sebenarnya telah diduga sejak awal, namun selaku kader yang berbakti dirinya ingin ikut berpartisipasi. Tak hanya itu, pada saat menyampaikan visi misinya, dengan lantang Sakti mengungkap sejumlah kesalahan yang dilakukan golkar dalam membuat sebuah kebijakan.

Sakti mencontohkan kekalahan calon yang diusung Golkar pada beberapa daerah, semestinya menjadi cambuk bagi partai berlambang pohon beringin ini. Karena itu, Sakti menyarankan agar para petinggi Golkar berpikiran rasional dan realistis mengingat pemilu legislatif dan Pilpres 2009 sudah di ambang pintu. Karena seperti yang dikatakan oleh DPP bahwa sekalipun malaikat yang menjadi tim kampanye tapi kalau calon yang diusung bukan figur daerah maka sampai kapan pun Golkar tidak akan pernah menang,kata Sakti.

Terancam pecah

Kekalahan Merah Sakti dalam konvensi ini tampaknya mulai berimbas kepada benih-benih munculnya perepecahan di tubuh para kader dan pendukung Partai Golkar di Subulussalam. Setidaknya hal ini terlihat dari sikap Merah Sakti yang tidak saja hanya memprotes keputusan para elit DPD I dan DPD II Partai Golkar yang dinilai merugikan posisinya, tapi Merah Sakti juga bertekad untuktetap maju sebagai kandidat melalui jalur independen.

Ia mengklaim dukungan penuh dari para pimpinan Partai Golkar tingkat kecamatan dan organisasi sayap, membuktikan bahwa dia masih cukup populer di kalangan bawah yang notabenenya adalah para pemilih dalam pilkada nanti. Yang memilih kandidat itu bukan pengurus pusat tapi masyarakat kecil. Jadi, apa yang terjadi pada hari ini adalah fakta bahwa pemilih saya semua masyarakat, bukan pengurus pusat, ungkap Sakti tanpa dapat menahan linangan air matanya.

Bukan itu saja, sejumlah pimpinan Partai Golkar tingkat kecamatan juga mengancam akan mengundurkan diri secara massal. Rekan-rekan pers, tolong tulis bahwa kekecewaan kami pada hari ini tidak sampai di sini, tapi kami dari pimpinan kecamatan akan mundur dalam beberapa hari ini, kata seorang pengurus kecamatan seraya disambut oleh pengurus lainnya.

Optimis

Bagi Muslim Ayub, kemenangannya dalam konvensi Calon Walikota yang dilaksanakan Partai Golkar, semakin membuka peluangnya untuk menjadi salah satu kandidat kuat dalam bursa calon Walikota Subulussalam. Sebelum Golkar, Muslim yang berpasangan dengan Usni Basyaruddin, telah terlebih dahulu mendapat dukungan penuh dari PAN berkoalisi dengan Partai Bintang Bulan (PBB).

Muslim yang ditemui usai memenangkan konvensi tersebut mengatakan optimis dapat meraih suara terbanyak dalam pilkada mendatang. Muslim menambahkan, selain PAN, PBB dan Golkar, PDI-P juga telah menyampaikan dukungannya. Muslim berharap agar para kader di kecamatan dan desa-desa ikut memberikan dukungan kepadanya sebagaimana yang telah dilakukan oleh para pimpinan parpol terkaut. Kita berharap seluruh kader partai yang mengusung saya juga mendukung jangan sampai terpecahlah, harap Muslim

sumber : http://serambinews.com/

13 thoughts on “Muslim Ayub Menangkan Kovensi

  1. SELAMAT ATAS KEMENANGAN MUSLIM AYUB,
    DAN SELAMAT ATAS KETEGARAN M.SAKTI
    KAMI BANGGA KALIAN BERANI BERJUANG UNTUK KOTA SUBULUSSALAM
    WALAU BELUM SEPENUHNYA KAMI PERCAYA.
    YANG PASTI SATU HARAPAN KAMI JIKA SAUDARA TERPILIH SEBAGAI WALI KOTA SUBULUSSALAM, SEGERA LAKUKAN PEMBERSIHAN INTERN PEMERINTAH DENGAN MEREFORMASI BIROKRASI.
    KALIAN HARUS SIAP MEMBALAS KEKECEWAAN KAMI PADA PEMERINTAH SEBELUMNYA KARENA PEJABAT YANG DI AMBIL DARI KERABAT-KERABAT MEREKA, SEHINGGA JADILAH PEMKO KELUARGA.

    kami siap jadi sahabat kalian sekarang dan kelak, dan kami tak pernah takut beroposisi dengan kalian sampai matipun jika rakyat kalian hianati.

    PEMKO SUBULUSSALAM BUKAN MILIK MARGA TERTENTU ATAU ETNIS TERTENU……..

    KAMI TUNGGU YA……

  2. selamat buat pak muslim ayub…
    semoga sukses.
    buat KAMSAS jakarta…kita sebagai mahasiswa memang harus kritis,kritis bila melihat yang salah.
    dari apa yang saya baca di tulisan2 anda,sepertinya kalian sudah berpandangan sebelah mata terhadap pemerintahan kita disana.
    gara2 masalah kecil kalian berpikiran kalau semua pejabat disana salah.
    seharusnya kita tidak boleh begitu,,pemerintah disana bukan hanya mengurusi kita aja yang mahasiswa,banyak yang lebih penting yang diurus pemerintah disana.

  3. Selamat buat pak muslim ayub….semoga apa yang menjadi cita2 kita tercapai.
    secara pribadi saya sangat menghargai opini teman2 dari kamsas maupun teman2 mahasiswa s.salam di jogja……sudah menjadi tradisi yang mengakar pada birokrasi kita dengan sikap dan sifat seperti itu….kita sebagai generasi muda berhak mengkritik semua tindak tanduk pemrintah apabila kita punya niat yang kuat untuk membela kepentingan masayrakat s.salam……….buat tman2 mahasiswa subulussalam di jogja…tlong contact saya di nomor ini 0818 0221 4357…….makasih bayak….

  4. selamat pak muslim…..jadikan kemenangan dilangkah pertama untuk memaksimal kemengan di langkah berikutnya…
    buat teman2 kamsas dan mahasiswa s.salam di jogja, kita harus menyadari bahwa sifat dan sikap birokrasi yang mengakar tersebut harus kita perbaiki dengan prosedur yang benar……kita sebagai generasi muda berkewajiban untuk melaksanakan perbaikab demi perbaikan….

    my contact di 0818 0221 4357
    or tumanggorali@yahoo.com

    trims……….

  5. selamat pak muslim….kehadiran anda dipesta demokrasi perdana s.salam ini memberikan warna yang berarti bagi kami masyarakat perbatasan. semoga sukses dan dukungan penuh kami berikan selamanya.

    buat teman2 kamsas dan mahasiswa s.salam di jogja…..kita harus sadar bahwa sifat yang mengakar pada birokrasi kita saat ini seperti…..jadi tugas kita selaku generasi mahasiswa untuk memperbaiki semua itu….

    my contact 0818 0221 4357
    or tumanggorali@yahoo.com

    terima kasih

  6. saya kira mahasiswa subulussalam yang ada di jogja,yang konon katanya sebagai kota pelajar seharusya pro dan aktif dlam mengawal pemerintahan di subulussalam,karena kalau suatu pemerintahan itu tidaj dikeritisi bisas-bisa suatu saat nanti mereka akan lebih menjadi-jadi lagi,saya kira kalau pemikiran anda yang menuduh kamsas terlalu berlebihan dan dan sbgainya itu adalah suatu bukti bahwa anda tidak pantas sebagai nahasiswa dijman sekarang ini,seharusnya anda hidup di jaman tahun 70-an yang dimana pada waktru itu masyarakat maupun mahasiswa sama aja,dimana mereka selalu ngekor dan ngekor bagailan burung beo……..
    DIBAYAR BRAPA DARI PEMDA SUNULUSSALAM….?

  7. salam kenal buat mahasiswa jogja,,,komentar anda ttg kamsas sy kira hanya sebagal suatu pembodohan yang besar terhada generasi subulussalam kelak.
    SAMPAI KAPAN ANDA SLLU MEMBEO TRHADAP PEMERINTAHAN YANG SEPERTI SEKARANG INI….?

  8. mahasiswa s,salam yang ada di jogja hanya bagaikan kucing yang ompong tak memiliki taring.anda seharusnya hidup di era tahun 70-an…bagi sy KAM<SAS JAKARTA tetap is the best…
    dari IBB di jawa barat

  9. Jangan-jangan Kamu anak Pejabat …ya…??? He…3x
    sayang sekali belum jadi pejabat saja sudah mau menjilat seperti itu….
    he…3x jauh-jauh dikuliahkan eh…belum jadi ap2 mulutnya udah haus dengan sogokan para Birokrat yang korup….
    selamat menikmati hasil jilatannya….

  10. kalian semua hanya bisa menggonggong saja.
    kalian tidak tau apa masalah sebenarnya.
    menggong terus sajalah kalian semua.

  11. Saya mengerti apa apa yang saudara-saudaraku bincang- binacangkan dalam bahasa extreemnya “didebatkan”. saya Ketua KAMSAS Jakarta.

    Masalah apa yang disampaikan oleh saudara yang dari Jogja tadi saya sangat menghargai pendapat saudara…cuma alangkah baiknya kita berani mengikuti sikap Bapak Tumanggor berani berterus terang menyebutkan inisialnya bahkan no contak nya. jika saudara mengatasnamakan mahasiswa Jogja maka saya anggap saudara hanyalah oknum yang memiliki kelainan berfikir. saya mengerti dan faham betul seperti apa teman-teman yang ada di jogja sana.( asal saudara tau saya juga lama tinggal di Jogja lho…”Alhamdulillah bukan titipan sponsor “pejabat”) saya kenal dengan Yasir, Emir musdiq,Hasan Maha, Mardi Aceh, dan Rijal, saya tau mereka2 ini adalah teman2 saya dan bersahabat baik dengan KAMSAS Jakarta.
    saya tidak memaksa saudara “sang Oknum mahasiswa” untuk kritis atau tidak keritis, saya juga tidak melarang saudara untuk mengkeritik KAMSAS Jakarta. sebab masing-masing kita punya hak bersuara.
    hanya saja anda begitu “tolol” memahami arah kritikan kami. anda menganggap ketika KAMSAS J mengkeritik Pejabat sama dengan saya mengkeritik seluruh pejabat disegala level di pemerintahan kota subulussalam ini. padahal, kami secara gambelang berani menunjuk langssung bahkan berani dikonfrontasi dengan pejabat bersangkutan untuk beradu argument tentang kritikan kami itu, salah satunya pejabat pemko yang kami anggap bermasalah adalah saudara kita Drs.Salbunis yang menurut saya secara psikologis tidak sanggup menerima saran apalagi kritik. saya tidak perlu cerita disini masalah apa yang terjadi antara KAMSAS Jakarta dengan beliau(bukan rahasia umum kok).
    jadi, ketika kami sebut pejabat jangan diartikan seluruh pejabat donkkkk””” itu namanya salah tafsir.

    terakhir aku yakin teman-teman mahasiswa di Jogja tidak semua demikian, jadi saya menganggap anda memfitnah mahasiswa jogja sebab beropini atasnama mahasiswa jogja.

    seandainya anda adalah anak atau kerabat pejabat, saya mengerti anda tidak menerima kritikan kami sebab kritikan itu walau benar tetap pedas,. jadi maafkan kami sebeb telah membuatmu “kepedasan”.

    Ni bocoran dikit: saya dan Sapri dari KAMSAS J serta Abd.Rahman /Yusri dari Lhoxemawe pasca lebaran bertemu Pak Anharuddin Sekdako Subulussalam, kami sempat menanyakan bagaimana masalah dana yang dianggarkan di APBK Subulussalam 109.000.000 untuk mahasiswa melalu lembaga yang dipimpin Drs.Salbunis kemana disalurkan? Mahasiswa jakarta dan lhoxemawe blum menerima sepeserpun . apa jawaban beliau ” kemungkinan dana itu sudah habis” kami tanyakan siapa yang menerima? apakah kami tidak punya hak? inti jawaban beliau agar kami jangan meneruskan permasalahan itu “jangan diungkit2 yang lalu biar berlalu” jika kalian masih ingin diperhatikan pemerintah” ah…. saya sejak SD sampai kuliah biaya dari saya sendiri dan keluarga saya kenapa harus takut?
    jadi begitu tidak rasionalnya jalan pemerintahan kota S.salam ini.. semoga pasca pemilihan walikota nanti bisa mengubah dan meng eliminasi pejabat yang terindikasi tidak becus itu…

    salam hormat saya

    WILDA SASTRA SHOLIEN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s