Nama Penjabat Walikota Dicatut

SUBULUSSALAM – Nama Drs Martin Desky yang baru dua hari dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Subulussalam dicatut oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menipu dan meminta uang dalam jumlah tertentu. Modusnya, pelaku menghubungi sejumlah pejabat di sana melalui telepon seluler agar mengirimkan sejumlah uang ke nomor rekening, tetapi sejauh ini belum ada yang menjadi korbannya. Seperti yang disampaikan Baginda Nasution, staf Setdakot Subulussalam kepada Serambi, Rabu (2/7) kemarin. Menurut Baginda, sekitar pukul 11.49 WIB dia ditelepon seorang lelaki yang mengaku Pj Walikota Subulussalam, dari nomor handphone 08180711886. Sang Pj Gadungan itu mengaku hendak berangkat ke Medan dan meminta uang sebesar Rp 50 juta.

Ini saya, Pak Pj, perlu uang lima puluh juta untuk ke Medan, kata Baginda menirukan Sang Pj tersebut Baginda beralasan baru dapat mengirimkan uang tersebut pada pukul 14.00 WIB. Sebab, dia mengaku mulai curiga karena ada beberapa kejanggalan, antara lain nomor kontak yang digunakan serta alasan mau ke Medan. Baginda mengaku telah menyimpan nomor telepon seluler Martin Desky yang sebenarnya. Lagi pula, setahu saya, kemarin Pak Pj ada bilang dia mau ke Kutacane dulu bukannya ke Medan, tambah Baginda

Di hadapan sejumlah wartawan, Baginda kembali memancing sang penelepon tersebut dengan mengirim pesan kalau dia telah ada di bank untuk melakukan transfer. Tak berselang lama, sang Walikota gadungan itu langsung menelpon dan menanyakan apakah nominal uang yang diminta sesuai. Ketika ditanyakan kapan masuk ke Kota Subulussalam, si pelepon itu menjawab, hari Jumat.

Diakhir pembicaraan, si Martin itu pun menyarankan agar uang tersebut tidak perlu ditransfer karena akan ada orang kepercayaannya yang akan mengambil.

Sore nanti saya suruh orang yang mengambilnya,kata Martin dari balik telpon. Guna mengantisipasi terjadinya hal-hal tak diinginkan, Baginda melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

Kasus pencatutan nama Pj Walikota ini ternyata tak hanya menimpa Baginda tetapai juga Drs Salbunis Kepala Dinas Pendapatan Pengelolan Kuangan Aset Daerah (PPKAD). Sekitar pukul 11.00 WIB, Salbunis pun mengaku mendapat telepon bernomor 08161870997 dari seseorang yang mengaku bernama Syahrul staf biro pemerintahan Propinsi NAD. Syahrul mengatakan kalau Pj Walikota Martin mau berbicara. Lantas orang yang mengaku walikota mengambil telepon dan langsung menyampaikan dia perlu uang 150 juta untuk urusan ke Jakarta, terang Salbunis

Meskipun telah curiga, namun Salbunis tetap meneruskan pembicaraan dengan memancing sang walikota gadungan itu dengan meminta nomor rekening bank agar uang dapat segera ditransfer. Tawaran itu langsung disambut sang walikota seraya bertanya bank apa saja yang ada di Subulussalam. Saya bilang, bank apa saja ada, tiba-tiba telepon diputus,tandas Salbunis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s