Inilah Laporan Kunker DPRK Kota Subulussalam ke Cianjur Jawa Barat

Posted on Updated on

Kepada              :   Pimpinan DPRK Subulussalam

Dari                   :   Komisi C

Tanggal             :   07 Mei 2012

Lampiran           :   1 (satu) Eks

Perihal               : Laporan KUNJUNGAN KERJA KOMISI C DPRK Subulussalam ke    Kab.Cianjur Prop Jawa Barat

Dasar                 :   Undang undang No 27 Thn 2009

Peraturan   Pemerintah No 16 Thn 2010

Tata Tertib DPRK Subulussalam No 15 Thn 2010

Tentang Kunjungan Kerja DPRD

Komisi yang berangkat Komisi B dan Komisi C serta mitra kerja komisi dengan tujuan Kab Cianjur Prop Jawa barat selama  5 (lima) hari  Terhitung mulai tanggal 1-5 Mei 2012.

WAKIL KETUA DPRD Kab. Cianjur  ( KH Chumaidi Dimyati SH)

Kabupaten Cianjur terletak di Propinsi Jawa Barat,dengan luas wilayah 350.148 Ha  dan Jumlah Penduduk 2.300.000 jiwa, terdiri dari 32 kecamatan 6 Kelurahan dan 2765 RW serta 1405 RT dengan jumlah APBD  Rp.  1.733.000.000.000   PAD    Rp.     155.000.000.000.

Jumlah Anggota DPRD Kabupaten Cianjur sebanyak 50 Anggota dari  9 (sembilan) Partai Politik yang terdiri dari 7(tujuh) Fraksi. 5 (lima) Fraksi Utuh dan 2 (dua) Fraksi Gabungan,Dengan rincian sbb,

14  Kursi Partai Demokrat                              (Fraksi Demokrat)

8    Kursi Partai Golongan Karya                    (Fraksi Golongan Karya)

7    Kursi  PDI P                                             (Fraksi PDI P)

6    Kursi  PPP                                                 (Fraksi PPP)

5    Kursi  PKS                                                (Fraksi  PKS)

3     Kursi  PKB                                              (Fraksi Gabungan)

3     Kursi  PBB                                               (Fraksi Gabungan)

2     Kursi  Partai Hanura                                (Fraksi  Gabungan)

2     Kursi  Partai Gerindra                              (Fraksi Gabungan)

Ketua DPRD Kab Cianjur adalah merupakan Ketua Umum Partai Demokrat Kab Cianjur sedangkan Bupati Kab Cianjur adalah Sekjen Partai Demokrat Kab Cianjur sehingga tidak ada permasalahan antara Legislatif dan Eksekutif demikian sekilas penjelasan Wakil Ketua DPRD Kab. Cianjur.

Kabupaten Cianjur adalah merupakan daerah pertanian dimana penghasilan utama masyarakatnya hidup dari pertanian terutama padi atau beras bahkan pemerintah daerah telah mengeluarkan PerBup tentang lahan pertanian dimana Perbup tersebut mengatur Lahan pertanian 70%  sedangkan 30% untuk infrastruktur ,dan membuat Perda dimana Lahan pertanian tidak boleh berubah fungsi .

Beras adalah merupakan penghasil paling utama kabupaten cianjur adapun beras yang dihasilkan adalah beras merk Pandan Wangi dan Pandan Putri,ke dua jenis beras ini adalah merupakan beras yang langka dimana ke dua jenis beras ini hanya dpt tumbuh di dua negara dan dari 32 kecamatan di Kabupaten cianjur hanya 6 kecamatan yang dapat di tumbuhi beras pandan wangi,bahkan Komisi 2 DPRD Kab. Cianjur akan membuat  aturan  tentang pelestarian lahan di 6 kecamatan yang di tumbuhi beras pandan wangi ,demikian penjelasan Wakil Ketua DPRD Kab. Cianjur.

Kabupaten Cianjur adalah merupakan Asset Nasional karena merupakan salah satu daerah  penghasil beras terbaik di indonesia  dan mendapatkan penghargaan dari Presiden RI  karena telah berhasil meningkatkan pertanian di indonesia.

Selain daerah pertanian kabupaten cianjur juga merupakan daerah objek wisata Spiritual,dimana objek wisata Spiritual ini adalah merupakan objek wisata yang di dalamnya terdapat makam para syeh dan ulama ulama dari cianjur ,objek wisata ini dikunjungi oleh pengunjung dari berbagai daerah  terutama pada malam hari apalagi malam jumat.

Pada saat ini Kabupaten Cianjur juga sedang membuat desa menjadi desa Budaya dan Desa Wisata dengan tujuan membangkitkan kembali budaya budaya asli daerah yang saat ini telah luntur oleh budaya luar  demikian penyampaian Wakil Bupati Cianjur.

Dalam pertemuan dengan DPRD Kabupaten Cianjur Wakil Ketua DPRD juga menyinggung sedikit tentang BIMTEK (Bimbingan Teknis) anggota DPRD,dimana wakil ketua DPRD Kabupaten Cianjur menjelaskan  bahwa sesuai dengan Permendagri no 57 tahun 2011  setiap anggota DPRD yang melaksanakan BIMTEK sertifikat harus ditanda tangani oleh Badan Diklat Nasional dari Departemen Dalam Negeri,dan sertifikat Bimtek yang hanya ditanda tangani oleh panitia ADEKSI atauASDEKSI di anggap tidak sah sesuai dengan Permendagri No. 57 tahun 2011.

Setelah selesai acara pertemuan rombongan Komisi B dan Komisi C DPRK Subulussalam serta DPRD Kab. Cianjur menyempatkan waktu meninjau lahan pertanian dan persawahan padi di Kab. Cianjur.

Demikianlah Laporan hasil kunjugan kerja Komisi C  ke DPRD Kabupaten Cianjur ,semoga kiranya dapat menjadi mesukan bagi kita semua

KOMISI C DPRK  SUBULUSSALAM

SUPRIADI BOANG MANALU       (KETUA)                                   ……………………………..
HJ.MARIANI HARAHAP               (WAKIL KETUA)          ……………………………………
DEDI BANCIN                                (SEKRETARIS)              ……………………………………
DARWINSAH                                   (ANGGOTA)                  ……………………………………

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s