You are currently browsing the monthly archive for February 2009.
SUBULUSSALAM – Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam, Merah Sakti-Affan Alfian Bintang akan dilantik Gubernur Aceh Irwandi Yusuf atas nama Mendagri pada 5 Maret 2009. Kepastian itu diperoleh menyusul surat kawat Gubernur Aceh Nomor 131/12154 tertanggal 26 Februari 2009 tentang jadwal pelantikan walikota/wakil walikota terpilih. Dalam surat yang ditandatangani Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf itu disebutkan bahwa Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam terpilih periode 2009-2014 akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Aceh pada 5 Maret mendatang di Gedung DPRK setempat dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRK dan di hadapan Ketua Mahkamah Syariyah setempat. Read the rest of this entry »

Satu unit Mobil Colt Diesel dari Medan Tujuan Meulaboh bermuatan bibit karet unggul jatuh ke jurang dengan ke dalaman 40 meter di Kedabuhan Lae Ikan, Senin (17/02/09), Pukul ± 7 pagi, di laporkan, sopir dan kernet luka serius (Tarmizi.S)
SUBULUSSALAM – Sedikitnya 554 botol minuman keras (Miras) yang disita aparat Polres Aceh Singkil, Kamis (29/1) dimusnahkan di depan Mapolsek Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Pemusnahan dipimpin Kapolres Aceh Singkil, AKBP Arief Pujianto.
Pemusnahan barang bukti ratusan botol miras menarik perhatian ratusan warga Subulussalam, Tenggarong yang melintasi Jalan Teuku Umar. Tampak, Walikota Subulussalam, Martin Desky didampingi Ketua MPU Ust Qaharuddin Kombih, melakukan pemusnahan botol miras secara simbolis diikuti para pejabat Muspida lain dan para tokoh agama. Setelah itu, ribuan botol miras tersebut digilas oleh alat berat.
>Ketua MPU Kota Subulussalam menyambut baik upaya pemberantasan minuman keras di daerah ini. Menurut Qaharuddin, dampak negatif yang ditimbulkan akibat mengonsumsi miras lebih menonjol ketimbang manfaatnya. Selain bertentangan dengan agama, miras juga dapat menggangu kesehatan fisik dan mental, katanya seraya menambahkan dukungan operasi yang dilakukan aparat hukum sebagai bagian dari upaya menyelamatkan generasi muda dari kehancuran.
Dari berbagai merek dan jenis miras yang dieksekusi sebagian besar buatan dalam negeri seperti jenis vodka, wisky, bir dan anggur. Pada kesempatan itu Kapolres mengajak seluruh warga kota, untuk menyatakan perang dengan segala bentuk narkoba dan Miras yang bisa merusak kesehatan.
Menurut Arief, perang dengan narkoba, bukan semata tanggung jawab pemko dan aparat pemegak hukum. Tapi, merupakan tanggung jawab moral semua elemen masyarakat. Kita tak ingin anak negeri ini hancur masa depannya rusak karena narkoba dan Miras, tegas Arief (kh)
Sumber : Serambinews.com


