SUBULUSSALAM – Pemilihan walikota dan wakil walikota Subulussalam, Senin kemarin berlangsung aman dan lancar. Hingga pukul 21.30 WIB tadi malam, berdasarkan perhitungan hasil sementara perolehan suara, pasangan Asmauddin-Salmaza (Assalam) unggul, menyusul pasangan Merah Sakti-Affan Alfian Bintang (Sabit) di urutan kedua. Mereka dibayang-bayangi pasangan Rahmi Syukur-Mus Muliadi Jabat serta Mahdani Bako-Tarmini Pinem.

Perolehan suara sementara itu didapat Serambi dari Media Center Pam Pilkada Polres Aceh Singkil serta Desk Pilkada Kantor Walikota Subulussalam. Berdasarkan data perhitungan cepat yang dilakukan Media Center Polres Aceh Singkil, hingga pukul 21.00 WIB, menunjukkan pasangan yang diusung PPP, PKS, PBR, dan Partai Demokrat itu memperoleh suara sebanyak 8.207 atau 27,74 persen. Posisi kedua ditempati pasangan Merah Sakti-Affan Alfian Bintang. Pasangan yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meraih 6.704 atau 22,66 persen suara.

Sementara, pasangan Rahmi Syukur-Mus Muliadi Jabat berada di posisi ketiga dengan perolehan suara 4.190 atau 14,16 persen. Adapun Mahdani Bako-Tarmini Pinem di posisi keempat, dengan total suara 4.190 atau 13,95 persen. Sedangkan jago Partai Golkar, PAN, PBB, dan PDI-P, yakni Muslim Aiyub-Usni Basyaruddin (Murni), menempati posisi kelima. Mereka hanya meraih 3.297 suara atau 11,14 persen.

Selanjutnya, pasangan Rusdi Hasan-Ismail K (RI) berada di posisi keenam dengan perolehan suara 1.846 atau 6,23 persen, disusul di tempat terakhir pasangan Mahadi Bancin-Hasan Basri (Mahaba) 1.194 atau 4,03.

Data tersebut tak jauh beda dengan versi Desk Pilkada Kantor Walikota Subulussalam, yakni pasangan Assalam 8.057 suara atau 27,28 persen, Sabit 6.784 suara atau 22,97 persen, Mahdani-Tarmini Pinem 4.468 atau 15 persen, Rahmi Syukur-Mus Muliadi Jabat 4.079 atau 13,81 persen, pasangan Muslim Aiyub (Murni) 3.251 atau 11,01 persen.

Selanjutnya, pasangan Rusdi Hasan-Ismail K hanya 1.673 atau 5,66 persen serta Mahadi Bancin-Hasan Basri 1.226 atau 4,15 persen.

Data yang diekspose ini merupakan hasil sementara, karena hasil akhir baru akan diketahui setelah Komisi Independen Pemilihan (KIP) secara rinci mengumumkan perolehan suara.

Hingga pukul 21.30 WIB, belum satu TPS pun yang masuk ke KIP Kota Subulussalam. Dengan perolehan di atas, berat dugaan Pilkada Subulussalam bakal berlangsung dalam dua putaran, karena suara tertinggi yang dicapai pasangan calon tidak mencapai 30 persen lebih satu.

Pantauan Serambi, proses pemungutan suara di TPS dan desa secara keseluruhan berlangsung aman dan tertib. Hingga pukul 12.30 WIB, sebagian besar warga telah selesai memberikan hak suaranya. Alhasil, di TPS yang sebelumnya ramai dikunjungi warga mendadak sepi, karena sebagian besar sudah melaksanakan pencoblosan.

Sementara, partisipasi aktif dan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihya pada pilwalko perdana ini tampak cukup tinggi, ditandai dengan jumlah pemilih yang mencoblos mencapai 29.584 dari 36.730 pemilih atau mencapai 80,54 persen dari daftar pemilih yang ada di KIP.

Selain itu, terciptanya suasana yang aman dan kondusif juga menjadi tolak ukur keberhasilan pilwalko di kota hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Singkil ini.

Hal yang menarik dalam pilwako perdana ini adalah pasangan nomor 4, Rahmi Syukur-Mus Muliadi Jabat yang merupakan pasangan dari jalur independen (perseorangan) berhasil menyodok ke urutan ketiga, walaupun dengan selisih suara yang cukup jauh dari pasangan Sabit yang bertengger untuk sementara di urutan kedua.

Hal serupa juga terjadi pada pasangan nomor 7, Mahdani Bako-Tarmini Pinem yang selama ini d pandang sebelah mata, namun ternyata mereka mampu bertengger di urutan keempat.

Empat wilayah

Berdasarkan data yang ada hingga tadi malam, pasangan Asmaudin-Salmaza (Assalam) menang di empat wilayah kecamatan, masing-masing Runding 1.552 suara, Penanggalan 1.512 suara, Longkib 812, dan Simpang Kiri 3.349 suara. Sedangkan di Kecamatan Sultan Daulat dikuasai pasangan nomor urut 7 yang meraup 1.398 suara.

Di TPS IV Desa Subulussalam yang merupakan tempat tinggal kandidat calon walikota, Asmaudin, pasangan Assalam memperoleh 47,5 persen atau 154 suara dari 324 suara sah, mengungguli perolehan enam kandidat lainnya. Keunggulan lainnya diperoleh di TPS tempat tinggal tiga calon walikota, masing-masing TPS VI Lapangan Beringin, Subulussalam, tempat tinggal kandidat Muslim Aiyub, TPS IV Subulussalam Barat TPS tempat tinggal calon walikota Merah Sakti dan TPS V Penanggalan, TPS tempat tinggal kandidat walikota Mahadi Bancin, SE.

Menurut Kapolres Aceh Singkil, AKBP Arief Pujianto, pelaksanaan Pilkada Subulussalam kemarin berjalan sukses dan aman.

Alhamdulilah, Pilkada Subulussalam berjalan lancar dan itu semua tidak lepas dari peran masyarakat yang ingin pesta demokrasi ini benar-benar berlangsung aman dan fair, ungkap Kapolres didampingi Kajari Singkil Yuswadi dan Ketua DPRK Subulussalam, Ansari Idrus Sambo.

Pemantau dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh juga hadir, yakni Yarwin Adi Dharma SPt yang kebetulan kelahiran Aceh Singkil.

Isu paranormal

Seiring dengan pelaksanaan pilwalko kemarin, di sejumlah sudut Kota Subulussalam mencuat isu bahwa beberapa pasangan calon menyewa penasihat spiritual alias paranormal dari luar Subulussalam untuk mengatur strategi pemenangan, bahkan meramalkan perolehan suara untuk pasangan tertentu sebelum pencoblosan dimulai.

Bahkan, menurut kabar yang beredar, “perang antarparanormal” sudah berlangsung sejak proses awal pasangan calon walikota/wakil walikota Subulussalam ditetapkan.

Isu tersebut malah makin santer terdengar dalam tiga hari terakhir, namun Serambi tak mendapatkan satu pengakuan pun dari masing-masing calon, maupun dari tim suksesnya. Alhasil, isu paranormal itu hanya menyeruak sebentar bagaikan aroma kemenyan, lalu padam seiring dengan mulai direkapnya hasil perolehan suara tadi malam, di mana untuk sementara pasangan Assalam unggul. (kh)

Sumber : Serambinews